Blog

Pelajar dan Pemuda Diajak Melek Teknologi dan Peduli Lingkungan Dorong Pembangunan Kabupaten Bogor

Release Diskominfo Kabupaten Bogor

Selasa, 29 Oktober 2019

 

CIBINONG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, gandeng pelajar dan masyarakat wilayah Kelurahan Sukahati. Untuk bijak manfaatkan teknologi informatika  serta aktif kurangi penggunaan plastik, dan kelola sampah plastik. Hal itu untuk mendukung Program Bogor Asri Tanpa Plastik (ANTIK), serta mendorong tercapainya Program Pancakarsa di Kabupaten Bogor. Di aula Diskominfo Kabupaten Bogor, Selasa (29/10).

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Bogor, Kabid Pengelola Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri mengatakan, untuk mensukseskan Pembangunan Kabupaten Bogor melalui program Pancakarsa teridir dari karsa Bogor cerdas, Bogor sehat, Bogor maju, dan Bogor membangun serta Bogor Berkeadaban. Perlu dilakukan salah satunya dengan cara pengembangan teknologi informatika, guna menciptakan masyarakat melek teknologi hingga pelosok desa.  Serta menciptakan masyarakat peduli lingkungan.

“Seluruh karsa dimaksud merupakah langkah maju arah pembangunan yang menunjukkan adanya gerakan besar di berbagai sektor. Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelajar untuk peduli lingkungan. Serta turut aktif dalam melakukan berbagai inovasi melalui pemanfaatan teknologi, sehingga program Bogor Antik dan program Pancakarsa dapat terwujud dengan optimal,” bebernya.

Katanya menambahkan, agar program-program tersebut dapat berjalan dan terealisasi dengan baik. Keterlibatan masyarakat, pemuda dan pelajar menjadi ujung tombak keberhasilan Pembangunan Kabupaten Bogor. Untuk itu dibutuhkan sinergi, kolaborasi dalam membangun Kabupaten Bogor, dengan cara mendukung sekaligus melakukan akselerasi dalam mensukseskan pencapaian program pancakarsa tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Bogor, meyakini bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan merupakan salah satu prasyarat untuk keberhasilan proses pembangunan. Karena, masyarakat menjadi bagian integral dari penyelenggaraan pemerintah Kabupaten Bogor”, jelasnya.

 

Sementara itu, Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan IPB, Sofyan Sjaf menjelaskan, merealisasikan program Pancakarsa di Kabupaten Bogor harus diiringi dengan peningkatan Sumber Daya Masyarakat (SDM) Kabupaten Bogor hingga pelosok desa. Salah satunya melalui pendidikan desa presisi.

“Pendidikan untuk warga desa agar memiliki ketepatan dalam merencanakan dan membangun, serta menyelesaikan persoalan yang terjadi di pedesaan. Berbasis data dan teknologi digital, sehingga untuk mewujudkan Program Pancakarsa ini benar-benar tepat sasaran sesuai kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Jika masyarakatnya sudah terdidik, keberhasilan akan tercapai dengan maksimal,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Komite Perencana Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor, Saefudin Muhtar menuturkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sangat membutuhkan dukungan masyarakat. Melalui Program Pancakarsa Bupati dan Wakil Bupati Bogor, berbagai program dan pembangunan di Kabupaten Bogor itu harus dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Bukan sekedar program berjalan yang mengabaikan berbagai kebutuhan rakyat.

“Program Pancakarasa ini harus menjadi solusi dari permasalahan rakyat yang ada, mulai dari masalah pendidikan, kesehatan, pembangunan, kemajuan, dan sosial dimasyarakat. Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat bekerjasama dengan Pemkab Bogor membangun Kabupaten Bogor lebih baik menuju masyarakat sejahtera,”bebernya.

Lurah Sukahati, Khoerudin mengakui, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan. Untuk menciptakan masyarakat yang peduli lingkungan, dan berwawasan teknologi. Tentu harus dibekali tidak hanya dukungan sarana prasarana, akan tetapi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi poin untuk mendukung pembangunan daerah.

“Kegiatan ini harus rutin dilakukan, sebagai wadah sharing informasi, peningkatan wawasan dan ilmu pengetahuan. Sehingga mereka bisa menularkan ilmu positif kepada yang lainnya, untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor lebih baik,” tukasnya.

 (Dewi/Diskominfo Kabupaten Bogor)